Antisipasi Penyebaran Aliran Negara Islam Indonesia (NII) Ke Kalangan Mahasiswa, Kapolres Kediri Kota Kumpulkan 14 Rektor

Kediri- Penyebaran aliran radikal khususnya ke kalangan mahasiswa di bawah Bendera Negara Islam Indonesia (NII),  mulai diantisipasi pihak keamanan. Polres Kediri Kota Senin pagi, mengumpulkan 14 rektor perguruan  tinggi yang ada di Kota Kediri. Mereka dimintai keterangan untuk memaparkan kondisi kampus paska santernya penyebaran aliran radikalisme belakangan ini. Langkah ini, diambil menyusul adanya salah satu mahasiswa yang menjadi korban cuci otak yang bernaung di bawah NII. Kapolres Kediri Kota AKBP Mulia Hasudungan Ritonga mengatakan, atensi dari Polda untuk mengantisipasi kasus itu sudah ada. Ia mengakui, bahwa mahasiswa sangat potensial sebagai objek penyebaran aliran radikalisme tersebut,”selain berkoordinasi dengan pihak kampus, kami juga akan menjalin kerjasama dengan forum komunikasi antar umat beragama (FKUB) Kota Kediri,”ujar Ritonga.