Kasus Ajudikasi Kembali Terjadi Di Kabupaten Kediri

Kediri- Kasus ajudikasi, kini kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kediri yakni di Kecamatan Plemahan. Selasa siang, warga Desa Sidowarek Kecamatan Plemahan, melaporkan Agus Kepala Desanya ke Polisi, karena diduga telah manarik pungutan terhadap warga yang akan mensertifikatkan tanah. Sesuai infomasi yang ada, pada 12 Mei 2009 hingga 2010, warga telah menerima sertifikat tanah pekarangan massal, dari pemerintah secara gratis. Namun, oleh Agus per obyek tanah, warga diminta membayar 300 ribu rupiah. Sehingga, warga mengalami kerugian total mencapai 39 juta 380 ribu rupiah. Merasa dirugikan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Kasubag Humas Polres Kediri AKP Muhammad Mansyur mengatakan, Agus maupun perwakilan warga sudah dimintai keterangan, atas kasus tersebut. Jika Agus terbukti bersalah, kepolisian akan mengenakan Pasal 11 Undang Undang RI No 20 Tahun 2011 tentang tindak pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,”kami sudah terima laporan warga dan masih melakukan penyelidikan, tetapi yang pasti sebelum terbukti warga harus menghormati azas pra duga tidak bersalah,”terangnya.