Puluhan Sopir Angkutan Jurusan Pare-Jombang Demo Tolak Pengalihan Jalur Bus

Kediri- Perubahan jalur bus yang diberlakukan 3 bulan ini oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri menuai protes. Sekitar 40 sopir angkutan umum jurusan Kecamatan Pare menuju Kabupaten Jombang Selasa  (26/04) siang menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Terminal Pare. Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kediri Subur Santoso mengatakan, para sopir menuntut jalur bus kembali melalui jalur pinggir, tidak lewat tengah Kota Pare. Karena jika lewat tengah kota, para sopir angkutan kehilangan penumpang yang berakibat pada penurunan pendapatan,”bisa dibilang penumpang angkutan umum telah diserobot oleh bus,”ujarnya. Kata Subur, ia mensinyalir perubahan ini adalah kepentingan Kepala Terminal Pare, yang mencari keuntungan melalui pemberlakuan perubahan jalur,”dugaan ini cukup kuat mengingat Kepala Dinas Perhubungan justru tidak tahu perubahan jalur ini,”lanjutnya. Subur Santoso menambahkan, pihaknya sudah dua kali mengirimkan surat penolakan pada Dinas Perhubungan Kabupaten, tetapi tidak ada respon. Ia berharap, paska unjuk rasa ini, jalur bus dikembalikan seperti semula,”ini berkaitan dengan urusan perut, sehingga harus segera disikapi,”terangnya. Sementara itu, dalam perundingan di kantor Terminal Pare, sempat terjadi ketegangan antara kepala Terminal Pare dengan Ketua Organda Kediri. Selanjutnya, para sopir angkutan yang tidak puas melanjutkan unjuk rasa ke Kantor Dinas Perhubungan di area SLG.