Pelaku Bom Buku Rapat di Forum Pengajian

JAKARTA – Mabes Polri mengungkapkan latarbelakang para pelaku teror bom buku dan Serpong yang beragam, mengindikasikan kelompok ini memiliki satu majelis yang biasa digunakan.

“Pengajian, pertemuan memang ada, yang jelas yang bersangkutan sudah berkomunikasi dengan teman-temannya. Tentu latar belakang paling tidak bisa kelihatan dan yang berlatar belakang sama,” ujar Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di kantornya, Rabu (27/4/2011).

Boy menambahkan, segala bentuk kegiatan yang ada indikasi unsur pelanggaran hukum maka akan dilakukan penindakan. “Jika unsur pelanggaran hukum terpenuhi akan ada penindakan hukum,” tegasnya.

Mabes Polri telah menetapkan 17 tersangka dari sebelumnya total 22 orang dalam kasus teror bom buku dan rencana peledakan bom Serpong, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu. Para tersangka sudah ditahan untuk keperluan penyidikan.

Sedangkan lima lainnya belum dilakukan penahanan lantaran penyidik belum menemukan alat bukti yang cukup untuk melakukan penahanan.

“Tidak cukup bukti maka tidak dilanjutkan dengan penahanan, awalnya diperiksa sebagai tersangka lalu dikembalikan (statusnya) sebagai saksi karena belum cukup bukti,” ujar Boy.